Senin, 08 Mei 2017

Catatan Hujan

Mei tahun ini masih bernama hujan
selimuti pagi yang penuh rencana
teh poci hangat dan sepiring biskuit
bersama berita jelang sidang putusan penista agama

Sekarang sudah hampir jam tujuh
perjalanan masih penuh kelokan basah dan licin, kuambil secarik lap pel
sapu dan pewangi lantai

Ritual pagi membangun rumah menata tangga lalu
berpayung jadwal
susuri Mei hingga kelak berganti nama

Kutatah satu demi satu, perlahan saja

Dan kamu...
telah sejak tadi pergi

9 Mei 2017




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bahasa langit

bahasa langit