Minggu, 01 Desember 2013

aku hanya ingin diajari

22.05
disini aku
bersama jarum jam yang berdetak
dan sesekali sisa hujan dari genting di teras belakang
menghitung perjalanan yang seharusnya tak mesti dihitung
sebab ia bukan matematika

tetiba aku digerakkan
membuka mushaf di surat ke duapuluh dua ayat kelima
tentang proses penciptaan
bermula tanah dan air yang hina
(punya apa kamu??)
dan hari berbangkit
tentang kering dan gersang lalu disirami hujan
tentang bumi yang hidup
tentang sebuah seruan untuk berfikir
tentang pelajaran belajar
seperti tawanan aku tak mampu berkutik
dalam ketakutan yang pekat
banjir peluh bergulung-gulung


seperti halnya cinta
ketakutan tak bisa ditafsirkan
biarkan ia menemukan pasangannya
untuk menggenapi segala keganjilan
 hening menghinggapi
hanya ketukan tombol keyboard dan ruh yang tak diam
terbuka bersama kitab yang membentang
menemani malam

aku hanya ingin diajari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

bahasa langit

bahasa langit