Rabu, 07 Desember 2016

Babancong

selarik angin tipis mengelupaskan kulit putih
yang menempel di liukan tubuh indahmu
seorang bocah bermain di kolong kakimu
sesekali mengintip dari sela ruang sejarah yang tidak tereja

suara Bung Karno sayup di antara beringin yang meliuk
"Kota Intan. Kota Intan."
tubuhmu menopang semangatnya yang menggelegar
berpuluh tahun lalu

delapan tiang putih menyangga kisah sejarah
jejak tak kentara pada anak tangga
menating guguran daun-daun kihujan
menghembuskan wangi melati dari taman Pamengkang

seorang bocah menaiki tanggamu, perlahan-lahan
dari celah pagar batu ia mengintip alun-alun
menyaksikan sejarah berlanjut
di pelukanmu

 pict by google



Senin, 05 Desember 2016

jangan mengetuk

sejuta alasan untuk bicara
sejuta jawaban akan menemukan jalannya
ketika pintu tak hendak dibukakan
untuk sesiapa yang masuk tanpa diundang
bukan tak hendak
ia tak boleh

racun dunia semestinya tak pernah disentuh
terlebih diseduh dalam cawan apapun namanya ia

pergilah jauh!
pintu ini telah dikunci




Kamis, 17 November 2016

ODE KEMATIAN


perbincangan yang tak usai
debu dan bebatuan yang terentang jarak
seperti udara yang tak menemukan ruang

berulang-ulang

dan tanya tak bersanding jawab
bahkan sekedar mengabarkan
sekarang hujan berwarna marun
atau pelangi berubah biru
dalam keranjang rindu

aku hanya ingin berkata
napasku untukmu

kematian itu telah tiba
sesaat lalu

Sabtu, 12 November 2016

Atas Nama

Atas nama cinta aku bicara
Atas nama rindu aku diam
Atas nama ibu aku mencinta
Atas nama hidup aku bergerak


Atas nama sejarah aku melangkah

Seribu atas nama
Satu yang kembali pulang
Pada tanah kelahiran
Untuk diperhitungkan

Seribu atas nama
Satu yang bernapas di pusara
Hati nurani

Kamis, 03 November 2016

tiga nopember

Maghrib kian tua
ribuan ayat ayat berhamburan, berkejaran di atas perbincangan dengan angin
engkau di bentang sajadah
memanjangkan harapan


Sebentar lagi Isya
aku membilang butir cinta yang menghimpun di cawan perak
menangkap suara lirih doamu

Adzan berkumandang
kau raih ubun-ubun rindu
kau kecup
dan
kita memulai pertemuan
lagi
dan lagi ...

Jumat, 05 Februari 2016

EPISODE MONA DAN RYANTONO



Tahukah kau?

Mona, namaku
cinta dan gincu menyatu di lembar malam
pada lelaki berkantung tebal

Pahamkah kau?
Mona, namaku
separuh rasaku, kunti
separuh ragaku, drupadi
separuh jiwaku, sengkuni
Aku berjalan di seribu wajah
segaris raga

Mengertikah kau?
Mona, namaku
diberi kekasih
dalam ruang penuh duri
lalu perih bertahta, sebab cinta tak jua kukhatamkan

Sekian musim kubisikkan
namaku M.o.n.a.

Dan hari ini
di hadapan cerminmu
percayakah kau?
Kuulurkan tangan
Ryantono, namaku

Percayakah kau?
Ya, Ryantono, namaku
bersama cinta yang tetap saja
gagal kukhatamkan

Karya: Ani Rostiani
Garut, 02.02.16

Minggu, 17 Januari 2016

Sabtu, 16 Januari 2016

Jumat, 15 Januari 2016

KATUMBIRI NUTUG LEUWI


tuh, di tungtung leuwi
aya gurilap
katumbiri
ku endah


BIANGLALA
lihat, di segara
ada cahaya
bianglala
yang indah

Kamis, 14 Januari 2016

JAKARTA BERDARAH


1.
tanpa rupa wajah
merobek siang
sembur luka
memerah
2.
Jakarta berdarah
angkara raja
bangkai hidup
mengancam
3.
untuk yang tercinta
mari berdoa
tunjuk kutuk
teroris
4.
oi, negeri bhineka
mari bersatu
dalam damai
bersama

Rabu, 13 Januari 2016

GHIBAH

1.
makan bangkai teman
betapa nista
analogi
yang hina

2.
jangan jerumuskan
jadilah emas
basuh lisan
sendiri

13.01.16
 
 

Selasa, 12 Januari 2016

Senin, 11 Januari 2016

Minggu, 10 Januari 2016

Bunga Tidur

masuk zona malam
rimba impian
menjejakkan
misteri


Alunan Rindu


1.
di tiupan angin
ilalang khusyuk
dalam liuk
tarian


2.
engkaukah berbisik?
di tengah musim
denting rindu
bergetar


3.
kunikmati desah
irama alam
yang kirimkan
pesanmu


4.
dan dalam rengkuhan
alun gelombang
rindu kita
berpadu


Karya Ani Rostiani
Music by Harry Roesli - Selamat Malam Tanah Air

https://www.facebook.com/davesis/videos/10208937410260823/ 

RINDU


bukan soal jarak
ternyata rindu
hasrat ingin
bersama

INDAH DI MATA, BARA DIRASA


pasir warna jingga
padang Sahara
keindahan
membara

 pic : google

bahasa langit

bahasa langit